Minggu, 24 September 2017

Pengaruh positif dan negatif kemajuan IPTEK terhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Pengertian Globalisasi 

  • George Bush : Globalisasi merupakan ikatan-ikatan antara perdagangan dan kepercayaan 
  • Bill Clinton : Globalisasi adalah seperti dunia tanpa tembok
  • Wikipedia : Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran dan aspek-aspek kebudayaan lainnya
Ciri-ciri Globalisasi 

  1. Terjadinya perubahan dalam konstantin ruang dan waktu 
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung 
  3. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa 
  4. Meningkatnya masalah bersama
Jenis-jenis Globalisasi 

  • Globalisasi di bidang ekonomi 
  • Globalisasi di bidang kebudayaan 
  • Globalisasi di bidang politik 
  • Globalisasi di bidang informasi dan komunikasi 
  • Globalisasi di bidang ideologi 
Dampak positif Globalisasi 

  • Meningkatkan etos kerja yang tinggi 
  • Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif dan efisien 
  • Tingkat kehidupan yang lebih baik 
  • Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri 
  • Meningkatnya pembangunan negara 
Dampak negatif Globalisasi 

  • Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia 
  • Terjadi sikap mementingkan diri sendiri (individualisme)
  • Menghambat pertumbuhan sekitar industri 
  • Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebudayaan suatu bangsa 
Peran Indonesia menghadapi Globalisasi 

  • Peran Indonesia dalam globalisasi adalah menjadi anggota organisasi Internasional. Seperti dalam bidang ekonomi (ASEAN, OPEC, ILO, WTO, APEC, APTA) bidang politik (PBB, KAA, Gerakan non Blok) dan bidang olahraga (olimpiade, asian games) 
Peran siswa menghadapi Globalisasi 

  • Dalam situasi seperti ini, siswa diwajibkan untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dan menjadi yang terdepan dalam membuat Indonesia menjadi lebih baik. Siswa juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Siswa yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik adalah mereka yang aktif, kreatif, inovatif, berani, kritis, mandiri dan inspiratif. 
Peraturan perundang-undangan berkaitan dengan IPTEK 

  • UU Nomor 18 tahun 2002 tentang sistem nasional litbang dan IPTEK 
  • Pasal 27 UU ITE tahun 2008 
  • Pasal 362 KUHP 
  • Pasal 406 KUHP 
Cara mengatasi dampak negatif Globalisasi 

  • Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia 
  • Meningkatkan kualitas nilai Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia 
  • Meningkatkan juga semangat persatuan, kesatuan, serta nasional 
  • Melestarikan adat istiadat dan budaya daerah 
  • Menjaga keasrian objek wisata dalam negeri 

Definisi Persatuan dan Kesatuan

Persatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah belah. Persatuan mengandung arti "Bersatu bermacam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kedaulatan yang utuh dan serasi." Persatuan adalah perkumpulan dari berbagai komponen yang membentuk menjadi satu. 
Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. Sehingga kesatuan erat hubungannya dengan keutuhan. 

Dengan demikian persatuan dan kesatuan mengandung arti bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kedaulatan yang utuh dan serasi. 

Jumat, 01 September 2017

Soal HAM

1. Apa yang dimaksud dengan pelanggaran HAM  ?
  • Setiap perbuatan baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak medapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku
2. Mengapa terjadi pelanggaran HAM ?
  • Kurangnya rasa bertanggung jawab dan rasa hormat terhadap hak orang lain, juga kurangnya sosialisasi pemerintah kepada masyarakat tentang HAM dan penegaknya
3.  Jelaskan 3 bentuk pelanggaran HAM berat?
  • Melakukan aksi terorisme 
  • Melakukan korupsi untuk kepentingan pribadi 
  • Menggunakan senjata militer sebagai bentuk sewenang-wenangnya 
4. Mengapa penegakan HAM itu penting dilakukan di Indonesia ?
  • Karena zaman sekarang banyak orang-orang yang tidak menghargai HAM, oleh sebab itu penting adanya penegakkan HAM agar tidak menyebabkan pelanggaran HAM yang lebih buruk lagi, agar tercipta Indonesia yang damai sejahtera 
5. Jelaskan upaya pemerintah dalam menegakkan HAM ?
  • Komnas HAM, dibentuknya UU tentang HAM, dibentuknya UU tentang perlindungan perempuan dan anak
6. Bagaimana cara anda untuk berpartisipasi dalam penegakkan HAM ?
  • Menaati perundang-undangan, saling menghormati antar teman maupun warga masyarakat, mencegah terjadinya tindak kekerasan

Komnas-komnas di Indonesia

1. Komnas Perlindungan Anak Indonesia 
Tugas :
    • Melakukan sosialisasi terhadap peraturan perundang-undangan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaan, evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan anak. 
    • Memberikan laporan, saran, masukkan dan pertimbangan kepada presiden dalam rangka perlindungan anak. 
Fungsi :
    • Melakukan pengumpulan informasi, data terhadap pelanggaran terhadap anak
    • Melakukan perlindungan khusus terhadap anak 
    • Mempunyai mandat untuk membuat laporan alternatif kemajuan perlindungan anak di tingkat nasional

2. Komisi nasional anti kekerasan terhadap perempuan 
Tugas :
    • Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan penegakan Hak Asasi Manusia Perempuan Indonesia
    • Meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan HAM 
Fungsi :
    • Meningkatkan pencegahan kekerasan terhadap perempuan 
    • Meningkatkan kesadaran publik untuk pemenuhan tanggung jawab negara dalam bentuk penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan

3. Komite nasional perlindungan konsumen dan pelaku usaha 
Tugas :
    • Menyebarkan informasi kepada konsumen, memberi nasihat kepada konsumen
    • Bekerja dengan instan di bidang konsumen 
    • Mengawasi barang dan jasa bersama dengan pemerintah 
    • Melaksanakan hak gugat dan gugatan kelompok 
Fungsi :
    • Menurut UU 8 tahun 1999, fungsi komite nasional perlindungan konsumen dan pelaku usaha ialah melindungi empat kepentingan stakholdeers dalam kegiatan ekonomi. Yaitu: Kepentingan konsumen, pelaku usaha, pemerintah/birokras dan kepentingan nasional/kepentingan publik. 

4. Komisi kebenaran dan rekonsiliasi nasional (KKRN)
Tugas :
    • Menyusun skala prioritas penanganan kasus pelanggaran HAM berat 
    • Merumusan kompensasi dan rehabilitasi terhadap korban
    • Merumuskan upaya rekonsiliasi yang konslusif dan berkesinambungan 
Fungsi :
    • Membantu pemerintah mengungkap hal terjadinya konflik dan kemungkinan terjadinya pelanggaran HAM 
    • Membantu pemerintah membangun rekonsiliasi di masyarakat, baik secara sosial-horizontal maupun struktur-vertikal  




Rabu, 30 Agustus 2017

KRITIK TARI

A. Definisi Kritik tari  
Kritik tari merupakan salah satu kegiatan memberikan apresiasi terhadap karya tari dengan cara menuliskan kembali peristiwa pertunjukan seni tari yang sudah dilakukan atau memberikan komentar terhadap perkembangan peristiwa seni tari pada saat itu. 

B. Fungsi kritik tari 
  1. Media informasi bagi publik 
  2. Media evaluasi diri bagi seniman dan penonton 
  3. Media peningkatan kualitas produk karya seni 
  4. Media komunikasi antara seniman, kritikus dan pembaca

C. Tujuan kritik tari 
  1. Memberikan laporan ulasan peristiwa pertunjukan 
  2. Memberikan penilaian dan tanggapan terhadap karya yang dipentaskan 
  3. Memberikan bahan evaluasi dan masukan positif terhadap karya seniman tari 
  4. Dasar evaluasi guna meningkatkan kualitas karyanya 
  5. Memberikan informasi tenang kelebihan dan kelemahan karya yang dibuat seniman

D. Menilai karya tari 
  • Menilai karya tari adalah kegiatan memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap karya tari yang dibuat orang lain. Menilai karya tari atau melakukan kritik tari tidak akan hanya terfokus pada pembahasan masalah gerak saja. 
  • Hal-hal yang dibahas dalam menilai karya tari :
    • Musik 
    • Tata busana 
    • Tata rias 
    • Tata pentas 
    • Tata lampu 
    • Artistik 
    • Penyelenggaraan pertunjukan 
    • Nilai dan pesan dalam materi pertunjukan tari 
  • Untuk dapat menilai karya tari diperlukan kepekaan pengamat yang memerlukan konsentrasi. Oleh karena itu diperlukan latihan dan belajar secara bertahap. 

E. Menulis kritik 
  • Dalam menulis kritik tari, perlu dilakukan  dalam beberapa tahapan secara teknis dan prosedur. Tahap-tahap ini dapat dijadikan acuan atau pola dasar dalam mengembangkan tulisan kritik seni. 
  • Tahapan umum dalam melakukan menulis kritik :
    1. Tahapan pendeskripsian atau penguraian secara rinci tentang peristiwa pertunjukan secara menyeluruh berdasarkan aspek-aspek yang telah dijelaskan. 
    2. Tahapan analisis peristiwa pertunjukkan karya tari yang sudah dideskripsikan. 
    3. Tahapan evaluasi tentang bagaimana sebaiknya kualitas karya tari yang dianggap ideal menurut kita. Kalau dalam tahapan analisis ditemukan kelemahan pertunjukan.
    4. Tahapan interpretasi adalah tahapan mencoba memberikan makna dari simbol-simbol yang teramati dari peristiwa-peristiwa pertunjukan dari semua aspek pendukung pertunjukan. 
    5. Tahapan terakhir dapat ditambahkan tentang pernyataan sikap yang menyangkut kesan dan pesan dari penulis dari apa yang telah dilihat dan dideskripsikan ke dalam tulisan kritik tari. 

Kamis, 17 Agustus 2017

Seni rupa 3D

Pengertian 
Seni rupa 3 dimensi adalah karya seni yang dibatasi tidak saja dengan sisi panjang dan lebar, namun juga dibatasi oleh kedalaman atau tinggi. Dalam bahasa sederhana yaitu karya seni yang mempunyai volume dan menempati sebuah ruang. Sehingga unsur inilah yang menjadi perbedaan antara karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi. Selanjutnya seni 3 dimensi terus mengalami perubahan, baik dari sudut pandang, modal ruang, pola berkarya hingga jenisnya.

Teknik-teknik seni rupa 3 dimensi 
Dalam pembuatan sebuah karya seni masing-masing daerah di Indonesia memiliki bahan dan media yang berbeda-beda. tergantung dengan lingkungan daerahnya.
Hal tersebut juga berlaku pada seni rupa 3 dimensi, berikut ini adalah teknik-teknik yang biasa dipakai dalam proses pembuatan karya seni rupa 3 dimensi.
1. Teknik Aplikasi

  • Sebuah karya hias dalam seni menjahit dengan cara menempelkan bermacam-macam guntingan-guntingan kain yang berbentuk hiasan seperti binatang, bunga maupun bentuk lainnya pada sebuah kain lain sebagai hiasan. 
2. Teknik Mozaik

  • Teknik membuat karya seni dengan cara menempel benda 3 dimensi yang diatur dan ditata dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan. 
3. Teknik Merakit

  • Teknik membuat karya seni dengan cara menyambungkan beberapa potongan bahan. Cara ini disebut dengan merakit dan hasil karyanya disebut rakitan. Cara menggabungkan bahan tersebut dapat dengan cara dipatri. disekrup, mengelas atau dengan cara lainnya. 
4. Teknik Pahat

  • Teknik membentuk suatu karya seni dengan membuang bahan yang tidak dibutuhkan. Cara membuatnya dapat memakai alat pahat, kikir dan martil. Biasanya bahan atau media yang dipakai adalah bahan kertas seperti batu, gips, kayu dan bahan lainnya. 
5. Teknik Menuang atau Cor

  • Karya seni yang dihasilkan dengan cara menuang bahan cair yang di tuang pada sebuah alat cetakan. Setelah bahan cair tersebut mengeras, kemudian dikeluarkan dari cetakan. Bahan cair yang dipakai biasanya seperti semen, logam, gips dan karet. 

Unsur -Unsur Seni Rupa 3 Dimensi 
Karya seni rupa 3 dimensi memiliki unsur-unsur khusus seperti garis, bidang, warna dan juga bentuk. Unsur-unsur seni rupa 3 dimensi ini dipakai untuk memperindah bentuk pada karya seni rupa 3 dimensi. 
Contoh dari karya seni 3 dimensi yang paling mudah dikenali adalah patung. Sampai saat ini seni patung terus berkembang menjadi lebih baik dan nilai seni yang dimilikinya cukup tinggi. 
Pembuatan yang digunakan dengan media batu, kayu atau pun logam ini merupakan nilai jual yang cukup tinggi. 

Contoh karya seni rupa 3 dimensi 
Karya seni rupa 3 dimensi dapat dengan mudah kita jumpai pada aktivitas kita sehari-hari. Berikut ini adalah contoh karya seni rupa 3 dimensi yang umum dan sering kita temui. 
1. Kriya
Seni Kriya adalah sebuah seni yang dalam membuat karyanya menitik beratkan pada keterampilan tangan dengan tetap memperhatikan fungsi untuk mengolah bahan baku menjadi bahan yang mempunyai nilai guna dan juga nilai estetis. Seni Kriya juga sering mengikuti tradisi daripada penemuan yang sering ditemukan secara individu oleh seorang perupa. Kriya dapat berbentuk sebuah karya dari tanah, batu, kayu, logam maupun kain. 
2. Patung
Patung adalah contoh karya seni 3 dimensi yang paling mudah. Patung merupakan suatu contoh karya seni rupa 3 dimensi yang terbuat dari benda padat maupun lunak yang memiliki panjang maupun tinggi.
Pembuatan patung dapat dibuat dengan menggunakan teknik memahat. Pada umumnya patung dari kayu, batu atau benda keras lainnya yang dipahat sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk menyerupai binatang, manusia maupun bentuk lainnya.
3. Keramik
Seni keramik adalah salah satu cabang seni rupa yang mengolah keramik menjadi sebuah karya seni tradisional maupun kontemporer. Kerajinan keramik sangat banyak dan mudah kita jumpai pada perabotan rumah tangga seperti guci, vas bunga dan lainnya.
4. Arsitektur
Seni arsitektur adalah karya seni yang merancang suatu bentuk dari bangunan. Tidak hanya merancang, namun juga membangun suatu bangunan. 


Jumat, 21 Juli 2017

Kritik Seni

Pengertian 

  • Kritik seni merupakan kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan atau kekurangan suatu karya seni 
Jenis 

1. Berdasarkan tujuannya 

  • Kritik populer 
Kritik yang ditujukan untuk konsumsi massa/umum. Tanggapan yang disampaikan melalui kritik jenis ini biasanya bersifat umum, lebih kepada pengenalan atau publikasi sebuah karya. Umumnya digunakan gaya bahasa dan istilah-istilah sederhana yang mudah dipahami oleh orang awam.

  • Kritik jurnalis 
Kritik seni yang hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan secara terbuka kepada publik melalui media massa khususnya surat kabar.

  •  Kritik keilmuan 
Kritik seni yang bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan dan kepekaan kritikus yang tinggi untuk menilai atau menanggapi sebuah karya seni. Hasil tanggapan seringkali dijadikan referensi bagi para kolektor atau kurator institusi seni seperti museum, galeri dan balai lelang. 

  • Kritik pendidikan
Kritik seni yang bertujuan untuk mengangkat atau meningkatkan kepekaan artistik serta estetika subjek belajar seni. Biasanya digunakan di lembaga pendidikan seni terutama untuk meningkatkan kualitas karya seni yang dihasilkan peserta didiknya.
2. Berdasarkan titik tolak/landasan yang digunakan

  • Kritik formalistik
Melihat kualitas karya berdasarkan konfigurasi unsur-unsur pembentuknya, prinsip penataan unsur visual, teknik, bahan dan media yang digunakan

  •  Kritik ekspresivistik
Menilai sebuah karya berdasarkan kualitas gagasan dan perasaan yang ingin dikomunikasikan oleh perupa melalui sebuah karya seni. Kegiatan kritik ini umumnya menanggapi kesesuaian/keterkaitan judul, tema, isi, dan visualisasi objek yang ditampilkan dalam sebuah karya.

  • Kritik instrumentalistik
Menilai karya seni berdasarkan kemampuan mencapai tujuan moral religious, politik  atau psikologi
Fungsi

1. Umum

  • Untuk menjebatani persepsi dan apresiasi artistik dan estetik karya seni rupa, antara perupa, karya dan penikmat seni
2. Bagi perupa

  • Untuk mendeteksi kelemahan, mengupas kedalaman, serta membangun kekurangan pada karya seninya
3. Bagi penikmat seni

  • Untuk membantu memahami karya, meningkatkan wawasan dan pengetahuannya terhadap karya seni


Tahapan dalam kritik seni 

1. Deskripsi

  • Menemukan, mencatat dan mendiskripsikan segala sesuatu yang dilihat apa adanya dan tidak berusaha melakukan analisis atau mengambil kesimpulan.
2. Analisis formal

  • Menulusuri sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentukan
3. Interpretasi / penafsiran

  • Penafsiran sebuah karya seni meliputi tema yang digarap, simbol yang dihadirkan dan masalah yang dikedepankan
4. Evaluasi dan penilaian

  • Menentukan kualitas suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya lain yang sejenis


Kemampuan dasar manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kritik seni :

  1. Kemampuan absortif : Kemampuan mengamati
  2. Kemampuan retentif : Kemampuan mengingat dan mereproduksi 
  3. Kemampuan reasoning : Kemampuan menganalisis dan mempertimbangkan 
  4. Kemampuan creative : Kemampuan berimajinasi, menafsirkan dan mengemukakan gagasan 











Perubahan Sosial dan Budaya

  Pengertian Perubahan Perubahan adalah suatu keadaan dimana terjadi ketidaksesuaian unsur-unsur dalam kehidupan sehingga menyebabkan tidak ...